Pentas Seni Santri 2019

Pentas Seni Santri 2019

Pesona Attaqwa Mendunia, Menembus Cakrawala

Benar, pintar, dan terampil” moto Attaqwa yang satu ini memang sudah tak asing lagi bagi para santri Pondok Pesantren Attaqwa Putri. selain dituntut untuk benar dan pintar, santri juga di haruskan memiliki skill atau kemampuan pada bidang seni. Islam juga erat kaitannya dengan seni seperti tersebarnya dakwah islam melalui dakwah dan seni kaligrafi.

Pondok pesantren Attaqwa Putri tidak hanya berkomitmen memberikan ilmu agama dan umum namun juga memberikan ilmu pada bidang seni. Oleh karena itu, setiap tahun Pondok Pesantren Attaqwa Putri mengadakan pentas seni dalam memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia.

 Guru dan wali santri menyaksikan penampilan pentas seni santri

Pentas seni 2019 diadakan pada tanggal 18 Agustus 2019 bertempat di halaman gedung KH Noer Alie. Sejak pagi hari (18/09) pukul 07.00 santri, guru, dan wali santri mulai memasuki area halaman gedung  untuk memeriahkan acara.

Santri kelas 6 menjadi pembawa acara dengan menggunakan 4 bahasa dalam acara pentas seni santri 2019

Acara pentas seni 2019 diawali dengan grand opening serta dilanjutkan sambutan pembukaan oleh Ustazah Hj. Abidah Noer, Lc. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pembawa acara (PEWARA) pada pentas seni 2019 menggunakan 4 bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Arab, Inggris, dan Korea. Hal demikian menjadi sebuah gebrakan baru agar santri semakin termotivasi untuk mempelajari bahasa asing.

Mengusung tema “Menjadi Pesona Attaqwa Mendunia, Menembus Cakrawala” Pentas Seni 2019 berfokus menampilkan kemampuan seni dengan menggunakan pakaian Pondok Pesantren Attaqwa Putri seperti penggunaan gamis untuk menampilkan tari tradisonal, baju olahraga untuk pencak silat, seragam sekolah untuk pantomim dll.

Setiap angkatan menampilkan bakat seni yang berbeda-beda. Kelas 1 menarikan tari tradisional, kelas 2 menampilkan pencak silat, kelas 3 memeragakan pantomim, kelas 4 mambawakan musikalisasi puisi, kelas 5 kolaborasi musik, dan kelas 6 menampilkan drama pahlawan. salah satunya penampilan pantonim yang berjudul “Save Water” oleh kelas 3, pantomim ini pertama kali ditampilkan dalam sejarah Pentas Seni Pondok Pesantren Attaqwa Putri. Meski demikian, akting, mimik, dan ekspresi pemain pantomim sangat bagus sehingga penonton dengan mudah memahami cerita pantomim tersebut.

 

Penampilan drama Rasuna Said oleh kelas 6

Acara Pentas Seni 2019 diakhiri oleh penampilan drama yang sangat haru dari kelas 6, drama ini mengisahkan perjuangan Rasuna Said sebagai pahlawan wanita. Semoga acara Pentas Seni dapat membangkitkan motivasi santri agar tidak hanya menjadi santri yang benar, pintar namun juga terampil.

VL & MM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *