Pra Imtihan Yanbu’a Ponpes Attaqwa Putri

Rabu (06/11) Pondok Pesantren Attaqwa Putri melaksanaan Pra Imtihan Yanbu’a yang bekerjasama dengan tim Lajnah Muraqabah Yanbu’a (LMY) Cabang Bekasi. Metode mengaji Yanbu’a diterapkan di Pondok Pesantren Attaqwa Putri sejak Agustus 2019 yang sebelumnya seluruh guru dan pengajar mengaji mengikuti pelatihan selama 2 minggu.

Santri kelas 3-6 Saat Pembukaan Pra Imtihan Yanbu’a

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 hingga pukul 17.30 diikuti oleh 85 peserta terdiri dari kelas 3-6. Para peserta merupakan santri yang telah selesai dan lulus 7 jilid yanbu’a, sebelum mengikuti Pra Imtihan santri diwajibkan melaksanakan tes kenaikan pada setiap jilidnya. Penguji Pra Imtihan yang berjumlah 20 orang mengujikan materi Yanbu’a yang terbagi 5 kategori: Fahohah/tartil/Tajwid Amaliy, Ghoribul Musykilat, Hifzul Hadist/Hifzuddhu’a, Amaliyah Sholat/Wudhu, dan Arab Melayu/Tahsinul Kitab.

Suasana Pra Imtihan Yanbu’a dengan Materi Tes Ghoribul Musykilat

Shilmy Maulida Allail, santri kelas 3 yang mengikuti Pra Imtihan Yanbu’a mengatakan bahwa ujian yang diikutinya sangat berkesan dan menegangkan karena para peserta diuji dengan banyaknya materi seperti hafalan hadist, doa-doa harian, surah pendek, ilmu tajwid yang harus dilafalkan dengan benar dan tartil. Ia juga menambahkan, kegiatan Pra Imtihan Yanbu’a merupakan program yang sangat bagus karena para santri dapat mengetahui letak kekurangan dan kelemaahan pengucapan mahkroj huruf dalam mengaji karena para peserta diuji oleh Ustadzah yang senior dan profesional. “Semoga ke depannya santri dapat membaca Al-Quran dengan fasih dan tartil sesuai dengan makhrojnya dan metode Yanbu’a”, ucap Shilmy setelah mengakhiri ujian.

MM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *