Keutamaan Sholat Tarawih

Oleh : Liyani Fitawati, Lc., M.Ag

Ramadhan menjadi bulan yang sangat mulia, setiap waktunya  terdapat ibadah-ibadah yang nilainya sungguh luar biasa Allah janjikan pahala di dalamnya.

Selain kewajiban berpuasa penuh satu bulan pada bulan Ramadhan, Nabi Muhammad SAW juga menyerukan kepada seluruh umatnya untuk mengamalkan sunnah-sunnahnya, termasuk sholat sunnah yang dilaksanakan setelah sholat isya pada malam bulan ramadhan (baca:Tarawih). Seperti dalam hadits nabi yang berbunyi:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيْهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُوْلُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

 “Dari Abi Hurairah ra:  Rasulullah SAW menggemarkan shalat pada bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: Barang siapa yang melakukan ibadah (shalat Tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridla dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat”. (HR: Muslim)

Yang dimaksud “Menghidupkan Ramadhan ” ( قيام رَمَضَانَ)  dalam hadist di atas adalah memperbanyak menunaikan ibadah-ibadah di malam bulan Ramadhan dengan cara melaksanakan shalat Tarawih, dzikir, membaca al-Qur’an, bersedekah, dan ibadah sunnah lainnya sebagaimana yang dianjurkan Nabi saw. Bagi mereka yang melakukannya dengan didasari Iman dan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT, maka akan diampuni dosa-dosa kecilnya yang telah lalu.

Sholat tarawih adalah sholat sunnah yang  dilakukan seluruh umat muslim secara berjamaah di masjid seusai melaksanakan sholat isya.  Sholat tarawih merupakan salah satu bentuk syiar Islam di bulan Ramadhan yang memiliki nilai keutamaan tinggi di sisi Allah SWT.

Sholat tarawih memiliki keistimewaan atau fadhilah  di setiap malamnya (mulai malam pertama Ramadhan sampai malam ketiga puluh), seperti yang dijelaskan di dalam kitab Durrotun Nashihiin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad As-Syakir Al -Khubary:

  1. Malam pertama

عَنْ عَلِى بْنِ اَبِى طَالِبْ رَضِى اللهُ تَعَالَى عَنْهُ اَنَّهُ قَالَ سُئِلَ النَّبِىَي عَلَيْهِ الصَّلاةُ والسَّلَامُ عَنْ فَضَائِلِ التَّرَاوِيْحِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ فَقَالَ يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنَبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ اُمُّهُ

Dari Ali bin Abi Thalib Ra. bahwa sesungguhnya Ali berkata: Nabi SAW. ditanya tentang keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Maka Nabi menjawab: “Pada malam pertama keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia di dunia.

Seorang mukmin  yang melaksanakan sholat tarawih pada malam pertama Ramadhan digambarkan seperti seorang yang baru saja dilahirkan dari Rahim Ibunya (Suci tanpa dosa).

  1. Malam kedua

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَّةِ يَغْفِرَ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ اِنْ كَانَا مُؤْمِنِيْنَ

Pada malam kedua Ramadhan, seorang yang melaksanakan shalat tarawih akan diampuni dosanya dan dosa kedua orangtuanya (jika keduanya mukmin)

  1. Malam ketiga

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ يُنَادِيْ مَلَكُ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ اِسْتَأْنَفَ الْعَمَلُ غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ

Pada malam yang ketiga, seraya malaikat di bawah Arasy berseru; “Mulailah melakukan amal kebaikan (shalat tarawih) maka Allah SWT akan mengampuni dosamu.”

  1. Malam keempat

وَفِى اللَّيْلَةِ الْرَّابِعَةِ لَهُ مِنَ الْاَجْرِ مِثْلُ قِرَاءَةِ التَّوْرَاتِ وَالْاِنْجِيْلِ وَالزَّبُوْرِ وَالْفُرْقَانِ

Bagi seorang mukmin  yang melakukan sholat tarawih pada malam kempat Ramadhan ia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.

  1. Malam kelima

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالىَ مِثْلَ مَنْ صَلَّى فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ الْمَسْجِدِ الْمَدِيْنَةِ وَالْمَسْجِدِ الْاَقْصَى

Pada malam yang kelima, Allah SWT memberikan pahala bagi yang tarawih sebagaimana pahalanya orang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah/Nabawi dan Masjidil Aqsha

  1. Malam keenam

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى ثَوَابَ مَنْ طَافَ بِالْبَيْتِ الْمَعْمُوْرِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ حَجَرٍ ومدَرٍ

Pada malam yang keenam, Allah SWT memberikan pahala kepada orang yang bertarawih sebagaimana pahalanya orang yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah akan memintakan ampunan padanya.

  1. Malam ketujuh

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا اَدْرَكَ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَنَصَرَهُ عَلَى فِرْعَوْنَ وهَامَانَ

Pada malam yang ketujuh, yang melakukan tarawih seakan-akan menemui Nabi Musa As dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.

  1. Malam kedelapan

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالىَ مَا اَعْطَى إِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ

Pada malam yang kedelapan, Allah SWT akan memberi anugerah sebagaimana anugerah yang diberikan pada Nabi Ibrahim As.

  1. Malam kesembilan

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ فَكَأَنَّمَا عَبْدَ اللهَ تَعَالَى عِبَادَةَ النَّبِى عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ

Pada malam yang kesembilan, Ibadah orang yang tarawih kepada Allah SWT seolah-olah ibadahnya seperti para Nabi As.

  1. Malam kesepuluh

وَفِى اللَّيْلَةِ الْعَاشِرَةِ يَرْزُقُهُ اللهُ تَعَالَى خَيْرَى الدُّنْيَا وَالْآخِرَة

Pada malam yang kesepuluh, Allah SWT akan memberikan rezeki yang lebih bagus di dunia maupun akhirat bagi yang tarawih.

  1. Malam kesebelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِى عَشْرَةَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا كَيَوْمٍ وُلِدَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ

Pada malam yang kesebelas, orang yang tarawih kelak ia akan keluar dari dunia (mati) seperti hari di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

  1. Malam keduabelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَّةِ عَشْرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَ وَجْهُهُ كَالقَمَرِ لَيْلةَ الْبَدْرِ

Pada malam yang keduabelas, pada saat hari Kiamat datang wajah orang yang tarawih bersinar bagaikan rembulan di malam purnama.

  1. Malam ketigabelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ عَشْرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ

Pada malam yang ketigabelas, pada saat hari Kiamat tiba orang yang tarawih akan selamat dari segala macam keburukan.

  1. Malam keempatbelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ عَشْرَةَ جَاءَتْ المَلاَئِكَةُ يَشْهَدُوْنَ لَهُ اَنَّهُ قَدْ صَلَّى التَّرَاوِيْحَ فَلَا يُحَاسَبَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Pada malam yang keempatbelas, malaikat  menjadi saksi bagi yang tarawih bahwa ia sudah melakukan shalat tarawih maka Allah SWT tidak menghisabnya besok di hari Kiamat.

  1. Malam kelimabelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الخَامِسَةِ عَشْرَةَ تُصَلِّى عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ وَحَمَلَةُ الْعَرْشِ وَالْكُرْسِى

Pada malam yang kelimabelas, para malaikat dan para malaikat penyangga Arasy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit pada memintakan ampunan pada orang yang shalat tarawih.

  1. Malam ke 16

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَة عَشْرَةَ كَتَبَ اللهُ لَهُ بَرَاءَةَ النَّجَاةِ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةَ الدُّخُولِ مِنَ الْجَنَّةِ

Pada malam yang keenambelas Allah SWT akan mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga bagi yang tarawih.

  1. Malam ketujuhbelas

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ عَشْرَةَ يُعْطِى مِثْلُ ثَوَابِ الْاَنْبِيَاءِ

Pada malam yang ketujuhbelas, yang tarawih akan diberi pahala sebagaimana pahalanya para Nabi.

  1. Malam kedelapanbelas

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامَنَةِ عَشْرَةَ نَادَى مَلَكُ يَاعَبْدِ اللهِ اِنَّ اللهَ رَضِيَ عَنْكَ وَعَنْ وَالِدَيْكَ

Pada malam yang kedelapanbelas, malaikat telah berseru (pada yang tarawih) wahai hamba Allah SWT, sesungguhnya Allah SWT telah meridhaimu dan kedua orangtuamu.

  1. Malam kesembilanbelas

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ عَشْرَةَ يَرْفَعُ اللهُ دَرَجَاتَهُ فِى الْفِرْدَوْسِ

Pada malam yang kesembilanbelas, Allah SWT akan mengangkat derajat-derajat yang tarawih di surga firdaus.

  1. Malam kedua puluh

وَفِى اللَّيْلَةِ العِشْرِيْنَ يُعْطَى ثَوَابُ الشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ

Pada malam yang kedua puluh, orang tarawih akan diberi pahala seperti pahala orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.

  1. Malam kedua puluh satu

وَفِى اللَّيْلَةِ الْحَادِيْةِ وَالعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ مِنَ النُّوْرِ

Pada malam yang kedua puluh satu, Allah SWT akan membangunkan rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuk yang tarawih.

  1. Malam kedua puluh dua

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيْةِ وَالعِشْرِيْنَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنَا مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ

Pada malam yang kedua puluh dua, jika hari Kiamat tiba maka yang tarawih akan selamat dari segala bentuk kesusahan dan kebingungan.

  1. Malam kedua puluh tiga

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ

Pada malam yang kedua luluh tiga, Allah SWT akan membangunkan kota di dalam surga bagi yang tarawih.

  1. Malam keduapuluh empat

وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ وَالعِشْرِيْنَ كَانَ لَهُ اَرْبَعُ وَعِشْرُوْنَ دَعْوَةً مُسْتَجَابَ

Pada malam yang kedua puluh empat, orang yang tarawih akan memperoleh 24 doa yang mustajab/manjur.

  1. Malam kedua puluh lima

وَفِى اللَّيْلَةِ الخَامِسَةِ وَالعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَذَابَ  الْقَبْرِ

Pada malam yang kedua puluh lima, Allah SWT akan menghilangkan siksa kubur dari orang yang tarawih.

  1. Malam kedua puluh enam

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ وَالْعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ ثَوَابَهُ اَرْبَعِيْنَ عَامًا

Pada malam yang kedua puluh enam,  Allah SWT meningkatkan baginya pahala selama empat puluh tahun.

  1. Malam kedua puluh tujuh

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَالْعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ

Pada malam yang kedua puluh tujuh, di hari Kiamat dia melewati jembatan (syirathal mustaqim) dengan mudah lagi cepat laksana halilintar menyambar.

  1. Malam kedua puluh delapan

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ اَلْفَ دَرَجَةٍ فِى اْلجَنَّةِ

Pada malam yang kedua puluh delapan, Allah SWT mengangkat seribu derajat baginya di dalam surga.

  1. Malam kedua puluh sembilan

وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ أَعْطَاهُ اللهُ ثَوَابَ اَلْفِ حِجَّةٍ مَقْبُوْلَةٍ

Pada malam yang kedua puluh sembilan, Allah SWT memberikan kepadanya pahala seribu ibadah haji yang diterima.

  1. Malam ketiga puluh

“وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّلاَثِيْنَ يَقُوْلُ اللهُ ” يَاعَبْدِى كُلْ مِنْ ثِمَارِ اْلجَنَّةِ وَاغْتَسِلْ مِنْ مَاءِ السَّلْسَبِيْلِ وَاشْرَبْ مِنَ اْلكَوْثَرِ  اَنَارَبُّكَ وَاَنْتَ عَبْدِى

Pada malam yang ketiga puluh,  Allah SWT berfirman: ”Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, aku adalah Tuhanmu dan Engkau adalah hambaku” 

Wallahu ‘alam….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *