Pahala Bersedekah di Bulan Ramadhan

Oleh : Maimanah, Lc., M.Ag

Bulan ramadhan adalah bulan  yang istimewa karena pada bulan inilah diwajibkannya umat muslim untuk berpuasa,  firman Allah :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ       

artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS.Al-Baqarah: 183)

Dengan demikian marilah kita sambut bulan ini dengan suka cita dan selalu bersyukur karena masih diberikan kesempatan dan umur yang panjang untuk menikmati bulan suci ramadhan. Gunakan kesempatan kita ini dengan memperbanyak beribadah kepada Allah seperti menjalankan ibadah puasa dengan ikhlas dan hanya mengharap Ridha Allah, meningkatkan kembali kekhusyuan dalam solat, dan menebar kebaikan dimanapun kita berada kepada sesama, salah satunya adalah dengan bersedekah.

Di antara keutamaan dan tata cara bersedekah adalah :

  1. Sedekah menyebabkan kita mendapatkan naungan Allah, pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan dari-Nya (hari kiamat).

Sebagai manusia yang beriman, kita pasti percaya akan adanya hari kiamat, di mana matahari akan dekat sekali dengan kepala manusia sehingga kita bisa tenggelam dengan keringatnya. Akan tetapi dalam hal ini ada 7 golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari kiamat, salah satu diantara mereka adalah orang yang gemar bersedekah yang mana orang tersebut  selalu dengan ikhlas dan  tanpa harus diketahui oleh banyak orang. Sebagaimana potongan hadis dalam kitab bulughul marom berikut ini:

وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ

Artinya: seseorang yang bersedekah dengan satu sedekah dan ia menyembunyikannya sehingga tangan  kirinya tidak mengetahui apa yang telah disedekahkan tangan kanannya.

Dengan demikian, maka sedekah yang kita lakukan di dunia akan senantiasa menjadi penolong kita dari panasnya matahari pada hari kiamat nanti seperti yang dikatakan dalam hadis ini:

وَعَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللُه عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَقُوْلُ : كُلُّ امْرِئٍ فِىْ ظِلّ ِصَدَقَتِهِ حَتّى يُفْصَلَ بَيْنَ النّاسِ . (رواه ابن حبان والحاكم)

Artinya: Dari ‘uqbah bin ‘amir berkata: aku mendengar rasulullah berkata: “setiap orang berada dalam naungan sedekahnya sehingga urusannya diputuskan antara manusia.”

  1. Orang yang gemar bersedekah akan didoakan para malaikat

Yang mana sama-sama kita ketahui bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang mulia, tidak pernah mendurhakai Allah dan senantiasa mentaati semua perintah Allah SWT dan juga  menjauhi apa yang dilarang Allah  sehingga doa para malaikat mustajab. Alangkah bahagianya jika kita bisa didoakan malaikat. Salah satu cara agar didoakan malaikat adalah dengan  gemar bersedekah seperti yang dijelaskan dalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : “مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ العِبَادُ فِيْهِ , إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَان,ِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا : اَللّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا, وَيَقُولُ الآخَرُ : اَللّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.

Artinya:  “tidak ada seharipun di mana seorang  hamba melaluinya kecuali ada dua malaikat yang turun. Satu dari keduanya berdoa, “Ya Allah, berikanlah pengganti kepada orang yang memberi.” Sedangkan yang satu lagi berdoa, “Ya Allah, beriknlah kerugian kepada orang yang kikir.”

  1. Sedekah dapat menolong kita dari panasnya api neraka

Pada yaumu al-hisab  nanti semua manusia akan mempertanggung jawabkan setiap perbuatannya di dunia dan disediakan syurga bagi mereka yang senantia bertakwa dan  taat kepada Allah. Adapun  neraka di peruntukan bagi mereka yang selalu  bermaksiat.

Dengan demikian kita sebagai orang yang beriman kepada Allah, takutlah kita terhadap neraka, salah satu perbuatan amal baik yang bias menolong kita dari api neraka adalah dengan bersedekah walau hanya dengan sebutir kurma akan dapat menghindari dari  panasnya api neraka, namun jika tidak memliki satupun yang bisa disedekahkan, maka hendaknya bersedekahlah  dengan tutur kata yang baik. Seperti hadis berikut ini dalam kitab shahih Muslim  :

عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ ذَكَرَ رَسُولُ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّارَفَأَعْرَضَ وَأَشَاحَ ثُمَّ قَالَ اِتَّقُوْ النَّارَ ثُمَّ أَعْرَضَ وَأَشَاحَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ كَأَنَّمَا يَنْظُرُ إِلَيْهَا ثُمَّ قَالَ اِتَّقُو النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

Artinya : diriwayatkan oleh Adin bin hatim, dia berkata: Rasulullah pernah menyebut api neraka, kemudian beliau berpaling. Lalu beliau bersabda: “Hindarkanlah diri kalian dari api . neraka. Setelah itu beliau berpaling lagi, sampai-sampai kami menyangka bahwa bahwa beliau tengah melihatnya.” Kemudian beliau bersabda lagi: “Hindarkanlah diri kalian dari api neraka walaupun dengan sedekah sebutir kurma , barang siapa yang tidak memiliki ( apa yang bias disedekahkan) maka bersedekahlah dengan tutur kata yang baik.

  1. Orang miskin juga bisa bersedekah loh!

Terkadang kita berfikir, kita belum bisa bersedekah karna kita masih hidup miskin karena kita melihat banyak orang kaya yang memberikan sedekahnya  berupa materi ( uang, memberikan bantuan berbentuk barang ataupun makanan dan minuman, bahkan ada yang  memberikan sebagian hartanya untuk di sumbangkan untuk pembangunan masjid dll atau ada juga yang memberi bantuan kepada orang yang berbuka puasa  berupa takjil di bulan ramdham seperti sekarang ini, maka orang yang bersedekah tadi akan mendapat pahala yang sama seperti orang yang berpuasa) namun sedekah juga bisa diberikan dengan bentuk  non materi (baik berupa pikiran ataupun tenaga untuk menolong orang lain). Seperti yang  dianjurkan dalam hadis berikut ini:

عَنْ أَبِيْ مُوْسَى عَنِ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ ” . فَقَالُوْا : يا نَبِيَّ الله, فَمَنْ لَمْ يَجِدْ؟  قَالَ: “يَعْمَلُ بِيَدِهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ “. قَالُوْا:فَإِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ: “يُعِيْنُ ذَالحَاجَةِ الْمَهْلُوْفَ” . قَالُوْا: فَإِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قاَلَ: “فَلْيَعْمَلْ بِاْلمَعْرُوْفِ , وَلْيُمْسِكْ عَنِ الشَّرِّ, فَإِنَّهَا لَهُ صَدَقَةٌ” (بخاري:1445)

Artinya: Diriwayatkan dari Abu Musa bahw rasulullah bersabda, “ setiap orang muslim wajib bersedekah.” Para sahabat bertanya, “wahai Rasulullah, bagaimana jika orang yang sama sekali tidak mampu?” Beliau bersabda, “Hendaknya dia bekerja dengan tangannya dan memanfaatkan dirinya, lalu dia bersedekah.” Para sahabat bertanya lagi, “Bagaimana jika tetap tidak bisa?”  Beliau bersada, “Hendaknya dia menolong orang yang membutuhkan pertolongan dan teraniaya.”  Mereka masih bertanya, “jika masih tidak bisa?”Beliau bersabda, “Hendaklah dia beramal dengan amal  kebaikan dan menahan diri dari keburukan maka hal itu menjadi sedekah baginya.”

Jadi janganlah berkecil hati bagi orang yang belum memiliki banyak harta, jagan sampai hal demikian menghalangi kita untuk  bersedekah.  Bahkan ada hadis yang mengatakan,bahwa setiap amal yang baik merupakan sedekah

( كُلُّ مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ )

  1. Saling mendoakan antara penerima dan pemberi sedekah

Salah satu sunnah rasulullah adalah mendoakan orang yang telah memberikan sedekah, seperti hadis yang ada dalam kitab Al-Adzkar al-Nawawiyyah halaman 159:

 عَنْ عَبْدِاللِه بِنْ أَبِي أَوْفَى رَضِيَ الله عَنْهُما , قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَاهُ قَوْمٌ بِصَدقةٍ قَاَل: “اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِمْ”  فَأَتَاهُ أَبُو أَوْفَى بِصَدَقَتِهِ فَقَالَ :” اَللّهُمَّ صَلِّ علَىَ آلِ اَبِي أَوْفَى”

Artinya: Dari Abdullah bin Abi Aufa berkata: adalah rasulullah  apabila datang satu kaum dengan sedekahnya maka dia mendoakan: “YaAllah, limpahkan rahmat kepada mereka”  maka datang Abu Aufa dengan sedekahnya, maka nabi mendoakan: “ Ya Allah limpahkan rahmat kepada keluarga Abi Aufa.”

Kemudian bagi orang yang bersedekah disunnahkan pula untuk berdoa agar apa yang telah di sedekahkan diterima Allah SWT. Dengan demikian, hendaknya diawali dengan niat yang tulus ikhlas karena Allah SWT. Dengan membaca doa :

رَبَّنَا تقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ العَلِيْم

Ya Allah, terimalah kami sesungguhnya engkau maha mendengar lagi maha mengetahui.

Wallahu a’lam bi al-shawaab…

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *