
50 Ribu Jamaah Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul KH Noer Alie

REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI — Lebih dari 50 ribu jamaah perempuan dari berbagai daerah di Indonesia memadati Pondok Pesantren Attaqwa Putri Tarumajaya dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-35 Almaghfurlah KH Noer Alie dan Milad ke-31 Rusydatul Ummah di Kabupaten Bekasi, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan yang digelar bersama Rusydatul Ummah, Majelis Taklim Attaqwa Pusat (MTAP), dan Korps Ikatan Alumni Attaqwa Putri (Korikaawati) tersebut menjadi bukti kuatnya pengaruh Pesantren Attaqwa Putri dalam kehidupan keagamaan dan sosial
Pesantren Attaqwa memiliki tradisi panjang memperingati Isra Mikraj setiap 25 Rajab, yang bertepatan dengan hari wafat pendirinya, KH Noer Alie. Ulama besar asal Bekasi yang juga Pahlawan Nasional itu dikenal luas atas perjuangannya dalam dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada bangsa.
“Tradisi ini menjadi sarana untuk mengenang jasa dan perjuangan beliau, sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan pengabdian kepada generasi muda,” ujar ketua pelaksana, Ustadzah Hadaroh dalam siaran persnya yang diterima pada Rabu (14/1/2026).
Peringatan tersebut menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof Said Agil Husin Al-Munawwar dan Ketua Umum BKMT Ustadzah Syifa Fauziah. Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya pimpinan pesantren dari berbagai daerah, pengurus Muslimat NU Pusat, MUI Pusat, Bale Perempuan, serta perwakilan organisasi Islam dan perempuan, bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah.
Peringatan tersebut menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Prof Said Agil Husin Al-Munawwar dan Ketua Umum BKMT Ustadzah Syifa Fauziah. Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya pimpinan pesantren dari berbagai daerah, pengurus Muslimat NU Pusat, MUI Pusat, Bale Perempuan, serta perwakilan organisasi Islam dan perempuan, bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah
Selain tausiyah keagamaan, acara dimeriahkan dengan pentas hadrah dan lantunan sholawat oleh anggota Rusydatul Ummah serta Tim Syiar Nada Attaqwa (Syahidah) dari Pesantren Attaqwa Putri. Panitia juga menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan produk-produk lokal, serta Education Expo yang memamerkan karya kreatif para santriwati.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pelantikan 10 pengurus wilayah Rusydatul Ummah di sejumlah provinsi, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pelantikan ini menandai penguatan peran Rusydatul Ummah sebagai majelis taklim perempuan dengan jangkauan nasional.
Anggota Majelis Syuriah Rusydatul Ummah, Hj Atiqoh Noer Alie dalam sambutannya mengingatkan jajaran Pengurus Pusat yang dipimpin Hj Ade Naelul Huda agar tidak berpuas diri dengan capaian yang telah diraih.
Ia menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan, penguatan kapasitas organisasi, serta perluasan jangkauan dakwah dan kegiatan sosial, dengan tetap menjaga nilai-nilai perjuangan para pendiri.
“Inovasi yang berkelanjutan, penguatan kapasitas, serta perluasan jangkauan dakwah dan kegiatan sosial menjadi kunci agar organisasi ini tetap tumbuh dan relevan menghadapi tantangan zaman, sambil tetap menjaga akar budaya dan nilai perjuangan para pendiri,” kata dia.
Berita diambil dari : https://khazanah.republika.co.id/berita/t8vvzx483/50-ribu-jamaah-hadiri-peringatan-isra-miraj-dan-haul-kh-noer-alie-part2

















