
bahtsul Fikr, Perkuat Visi dan Mutu Pendidikan Pesantren Attaqwa Putri
Pondok Pesantren Attaqwa Putri menggelar Pembekalan Awal Semester Dewan Guru Bahtsul Fikr pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 07.00–12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi agenda wajib bagi seluruh Dewan Guru sebagai bagian dari penguatan visi, keattaqwaan, serta peningkatan mutu pendidikan pesantren pada awal semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kegiatan secara resmi dibuka pada pukul 07.30 WIB oleh Pimpinan Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Ustadzah Hj. Atiqoh Noer Alie. Dalam sambutannya, beliau menegaskan sepuluh peran utama guru dalam pendidikan, yaitu memahami tujuan pendidikan, ikhlas dalam mendidik, bersikap sabar dan jujur, terus menambah ilmu, mempelajari cara mengajar, menguasai materi, memahami jiwa dan karakter peserta didik, mengetahui serta mengikuti metode pendidikan internasional, dan bersikap adil.
Bahtsul Fikr kali ini mengangkat tema “Konsep Pendidikan KH. Noer Alie dan Deep Learning: Menguatkan Keattaqwaan, Ilmu, dan Daya Pikir dalam Pendidikan Pesantren.” Kegiatan diisi oleh Dr. KH. Abdul Jabbar Majid, yang memaparkan materi tentang Konsep Pendidikan KH. Noer Alie, bertujuan menguatkan kembali gagasan pendidikan yang dirintis oleh almaghfurullah KH Noer Alie sebagai pendiri Pondok Pesantren Attaqwa Putri.
Selain itu, materi deep learning disampaikan oleh H. Gunanto, yang menekankan pentingnya penguatan daya pikir kritis, pembelajaran bermakna, dan pengembangan kompetensi peserta didik sesuai tantangan pendidikan masa kini.
Melalui kegiatan Bahtsul Fikr ini, diharapkan tumbuh kecintaan seluruh pendidik terhadap almamater Attaqwa Putri dan perjuangan almaghfurullah KH. Noer Alie, sekaligus meningkatkan kompetensi, keterampilan mengajar, dan kualitas pendidikan pesantren secara berkelanjutan.










